Sabtu, 16 Desember 2023

PIN (PORTABLE AIR PURIFICATION AND HUMIDIFICATION DEVICE) : SMARTTECHNO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS UDARA YANG BERSIH DAN SEHAT

PENDAHULUAN

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan

Pengelolaan Lingkungan Hidup Mengatakan Bahwa Warga Negara Berhak atas Udara yang Bersih dan Sehat


World Health Organization (2015) menyebutkan bahwa data kematian tahun 2010

di Indonesia yang disebabkan oleh polusi udara berjumlah 1.210.581 orang

menderita asma bronkial, 173.487 orang menderita bronkopneumonia, 2.449.986

orang menderita infeksi pernapasan akut, 336.273 orang menderita pneumonia,

153.724 orang menderita penyakit paru obstruktif kronik dan 1.246.130 orang

menderita arteri koroner penyakit. Menurut Allianz Indonesia (2019) menyatakan

bahwa terdapat 5 jenis gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat polusi udara,

seperti Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma atau asthmatic bronchial,

paru-paru basah atau pneumonia, bronchopneumonia, dan serangan jantung. Data

tersebut memperkuat bahwa polusi udara merupakan sesuatu yang dapat

membahayakan kesehatan manusia.

Seiring berjalannya waktu, tidak dapat dipungkiri bahwa polusi udara timbul karena

aktivitas manusia sehari hari dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Menurut

Badan Pusat Statistik, penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi

(TIK) tahun 2020, pertumbuhan aktivitas manusia di era modern ini telah

memerlukan peningkatan teknologi yang termasuk pertumbuhan pabrik industri,

pembangkit listrik, dan kendaraan bermotor, secara rutin menghasilkan polutan

udara yang mencemari sumber udara bersih. Selain itu, beriring dengan

perkembangan dan pertumbuhan penduduk saat ini yang sejalan dengan

pertumbuhan sektor lain, seperti industri dan transportasi, yang dimana

memberikan dampak positif pada perekonomian, tetapi, disisi lain, juga berdampak

negatif dalam bentuk pencemaran udara karena peningkatan emisi kendaraan

bermotor (Ngafifi, M. 2014). Berdasarkan data IQAir pada Oktober (2015)

menyebutkan bahwa pencemaran udara di Indonesia dipicu hampir 5.000 kasus

kebakaran hutan dan lahan gambut yang terjadi secara serentak. Hanya dalam satu

hari saja, sebanyak 80 juta metrik ton karbon dioksida (CO2) diproduksi dan

menyebar di udara. Berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa faktor yang

memperburuk kualitas udara yaitu polusi yang dihasilkan dari sektor transportasi

dan produksi energi yang diperburuk oleh emisi transportasi, emisi rumah tangga,

industri konstruksi, debu jalan, dan pembakaran hutan dan lahan pertanian yang

tidak terkendali. Pada 2019, Indonesia menduduki peringkat ke-6 negara sangat

berpolusi dari 98 negara di seluruh dunia. Menurut IQAir, kualitas udara di

Indonesia semakin memburuk secara bertahap seiring berjalannya waktu

(Oktavania, A. Y. 2023).


Melihat hal tersebut tentunya pemerintah mempunyai upaya untuk mengatasi

bahaya polusi udara diIndonesia, upaya yang dilakukan pemerintah antara lain,

pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang salah satu penyebab utama

pencemaran udara di Indonesia, dengan memberlakukan larangan dan peraturan

yang ketat, serta melakukan pencegahan dan penanggulangan kebakaran (Medcom.

2019), meningkatkan pelayanan transportasi massal yang ramah lingkungan,

memperbanyak alat ukur kualitas udara, membangun dan mengembangkan taman

kota, hutan kota, dan kebun raya, Namun dari beberapa upaya yang telah dilakukan

oleh pemerintah Indonesia, permasalahan terkait polusi udara di Indonesia masih

belum teratasi dengan baik. Beberapa kebijakan yang telah diberlakukan juga dirasa

belum maksimal untuk menekan penyebab polusi udara di Indonesia (Kumparan.

2023).


Dibalik itu, pemerintah belum mampu mengatasi dampak dari masalah polusi udara

yang dibutuhkan manusia untuk melindungi polusi udara, saat ini yang bisa

dilakukan manusia hanya menggunakan masker untuk melindungi diri mereka dari

bahaya polusi udara. Namun, penggunaan masker berlebih akan berdampak pada

lingkungan dan ekosistem akibat limbah masker setelah digunakan. Dibalik

persoalan persoalan tersebut, tidak dapat dipungkiri bahwa manusia harus terus

melakukan aktvitas sehari hari diluar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup

mereka. Akan tetapi melihat pencemaran polusi yang kian terus menerus meningkat

dan upaya pemerintah yang belum maksimal membuat seseorang membutuhkan

usaha yang lebih untuk menjaga dirinya dari bahaya polusi udara yang dapat

mengganggu kesehatan mereka. Dengan demikian diperlukan adanya inovasi

dalam membantu manusia menjaga dirinya dari bahaya polusi udara yang dapat

digunakan dalam aktivitas sehari hari khususnya diluar ruangan. PIN hadir sebagai

langkah nyata dalam melindungi manusia melakukan aktivitas sehari hari tanpa

takut bahaya polusi udara. Melalui perangkat portabel yang dapat dengan mudah

dipasang pada pakaian atau aksesoris yang terintegrasi dengan teknologi pintar.

Diharapkan PIN dapat mengatasi bahaya kesehatan manusia yang disebabkan oleh

polusi udara.


PEMBAHASAN

PIN (PORTABLE AIR PURIFICATION AND HUMIDIFICATION DEVICE) :

SMARTTECHNO DALAM MENINGKATKAN KUALITAS UDARA YANG

BERSIH DAN SEHAT

Teknologi PIN (Portable Air Purification and Humidification Device) adalah

perangkat canggih yang memiliki desain portabel, memungkinkan pengguna untuk

memasangnya pada pakaian mereka, yang bertujuan untuk membantu mereka

mengatasi polusi udara saat beraktivitas di luar ruangan. Perangkat ini dilengkapi

dengan sistem filtrasi udara yang mampu menyaring partikel-partikel polutan,

seperti debu, asap, polusi udara, alergen, serta bahkan bakteri dan virus tertentu,

dengan tujuan menyediakan udara yang lebih bersih dan aman untuk dihirup. Selain

itu, banyak perangkat PIN juga memiliki fungsi humidifikasi, yang secara otomatis


menjaga kelembapan udara di sekitarnya, terutama di daerah dengan udara kering,

membantu menjaga kesehatan pernapasan dan kualitas kulit. Pengguna dapat

mengontrol perangkat ini melalui aplikasi seluler terkait, memungkinkan mereka

untuk mengatur tingkat filtrasi, kelembapan, dan memantau kualitas udara di sekitar

mereka, bahkan menerima peringatan jika perlu mengganti filter atau mengisi ulang

wadah air. Dengan desain yang nyaman untuk dipakai sepanjang hari, daya tahan

baterai yang baik, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca,

teknologi PIN adalah solusi inovatif yang membantu individu melindungi

kesehatan pernapasan mereka saat berada di luar ruangan, terutama di daerah

dengan tingkat polusi udara yang tinggi.

Mekanisme Kerja

Mekanisme kerja PIN (Portable Air Purification and Humidification Device) yang

dapat digunakan dalam baju untuk mengatasi polusi udara yang buruk di luar rumah

melibatkan serangkaian proses yang dirancang untuk membersihkan dan

menyegarkan udara yang dihirup oleh pengguna. 

Pertama PIN menyerap udara yang kotor yang kemudian dilakukan proses filtrasi,

PIN dilengkapi dengan sistem filtrasi udara yang terdiri dari berbagai jenis filter,

termasuk filter partikulat dan filter kimia. Filter partikulat menghilangkan partikel

debu, asap, polusi udara, dan alergen dari udara, sementara filter kimia dapat

menghilangkan senyawa berbahaya, selanjutnya melalui proses Humidifikasi,

dimana udara dikeluarkan setelah proses filtrasi dengan menguapkan kelembapan

udara yang langsung dapat dihirup oleh pengguna.

PIN dilengkapi dengan sistem filtrasi udara yang terdiri dari berbagai jenis filter,

termasuk filter partikulat dan filter kimia. Filter partikulat menghilangkan partikel

debu, asap, polusi udara, dan alergen dari udara, sementara filter kimia dapat

menghilangkan senyawa berbahaya, perangkat PIN dirancang untuk memiliki

komponen untuk melembabkan udara di sekitar pengguna. Ini melibatkan wadah

air yang secara otomatis menguapkan kelembapan ke udara, menjaga kelembapan

yang nyaman untuk pernapasan. Selain itu perangkat PIN dilengkapi dengan baterai

yang tahan lama, memungkinkan pengguna menggunakannya sepanjang hari tanpa

harus sering mengisi ulang daya.


PENUTUP

PIN (Portable Air Purification and Humidification Device) adalah solusi inovatif

yang membawa manfaat signifikan dalam mengatasi polusi udara di lingkungan

perkotaan. Perangkat ini memberikan perlindungan pribadi, memperbaiki kualitas

udara yang dihirup, memberikan manfaat kesehatan, dan memiliki potensi untuk

mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesadaran lingkungan. Namun, implementasi

dan pemakaian PIN harus dikelola dengan cermat dan berkelanjutan untuk

memaksimalkan manfaatnya. Kerjasama antara berbagai pihak terlibat adalah kunci

untuk keberhasilan PIN dalam meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kesehatan

pernapasan individu.


Sub Tema : Teknologi dan Riset

Disusun Oleh:

1. ALEXIS RONAULI MANURUNG

2. RESTTY DIAN ELSA


---

Salam Peneliti Muda!

Untuk hasil karya yang lebih lengkap dapat menghubungi:

Instagram: @ukmpenelitianunila

Email: ukmpenelitianunila@gmail.com / ukmpunila@gmail.com

Youtube: UKM Penelitian Unila

Tiktok: ukmpunila

0 comments:

Posting Komentar

Postingan Populer