Rabu, 09 November 2022

Bangsa hebat : Bangsa yang memiliki karakter dan moral

Pendahuluan

Di masa pandemi, perkembangan akhlak para generasi bangsa banyak sekali yang

meyimpang dari norma-norma. Menjamurnya teknologi sebagai dampak globalisasi yang

dirasakan oleh seluruh manusia pada masa pandemi ini, bukan merupakan rahasia semata

jika globalisasi ini bisa memberikan dampak buruk khususnya untuk generasi muda yang

lekat dengan teknologi itu sendiri. Seperti penggunaaan aplikasi tiktok yang kebanyakan

remaja sebagai penggunannya malah menyalahgunakannya dan menjadikan aplikasi

tersebut sebagai ajang pamer siapa yang tidak berakhlak dan berilmu. Hal tersebut

dilakukan hanya untuk ketenaran dan kesenangan yang didapatkan. Sungguh miris

perilaku tersebut, apalagi terhadap remaja yang memakai pakaian tak senonoh dan

memamerkan aurat lalu disaksikan oleh seluruh orang secara berulang.


Pembullyan terhadap sesama yang masih marak terjadi juga menandakan bahwa telah

terjadi keruntuhan akhlak, selain itu beberapa kenakalan dan kekerasan oleh remaja tak

kunjung henti. Bahkan pada awal bulan oktober lalu sekelompok geng motor anak remaja

telah melakukan kekerasan kepada seorang bapak dan menyebabkannya meninggal

dunia. Beberapa pengaruh dan tekanan luar kebanyakan menjerumuskan remaja kepada

perkara yang negatif dan tak mencerminkan sebagai generasi muda penerus bangsa.


Apabila beberapa pengaruh dan dampak buruk ini disepelekan dan tidak diperhatikan

akan menyebabkan keruntuhan akhlak dan merosotnya moral serta dapat menghilangkan

identitas generasi bangsa Indonesia. Fenomena merosotnya moral dan akhlak pada

pemuda tersebut merupakan salah satu akses pada kondisi masyarakat di saat peralihan

dari fase transformasi sosial mengahadapi era globalisasi yang tidak diimbangi oleh

pendidikan karakter.


Penutup

Bagi suatu bangsa, kepribadian bangsa ini merupakan salah satu standar kualitatif bangsa

dan tidak dapat dipisahkan dari kemajuan bangsa itu sendiri. Pada dasarnya melalui

pendidikan karakter bangsa dapat menjadi langkah dalam pembentukan karakter bangsa

sehingga para generasi bangsa dapat menjadi cerminan bangsa yang baik.


Perubahan zaman yang seakan tidak bisa dihentikan dapat memeberikan dampak terhadap

suaatu generasi bangsa itu sendiri. Apabila beberapa pengaruh dan dampak buruk yang

dapat ditimbulakn ini disepelekan dan tidak diperhatikan akan menyebabkan keruntuhan

akhlak dan merosotnya moral serta dapat menghilangkan identitas generasi bangsa

Indonesia. Fenomena merosotnya moral dan akhlak pada pemuda tersebut merupakan

salah satu akses pada kondisi masyarakat di saat peralihan dari fase transformasi sosial

mengahadapi era globalisasi yang tidak diimbangi oleh pendidakan karakter.


Dengan pendidikan karakter bangsa sesuai dengan aturan dan norma bangsa, Indonesia

akan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki integritas tinggi dan berkarakter

sehingga dapat memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah yang dihadapi

bangsa Indonesia secara konsisten dan berkesinambungan sesai dengan tujuan bangsa

sekaligus sebagai jati diri terhadap bangsa Indonesia. Terlepas dari itu, peran serta guru

menjadi salah satu faktor penting yang dapat menjadi tolak ukur keberhasilan dalam

upaya menjaga dan membentuk karakter suatu bangsa.


Generasi muda penerus bangsa harus berifat pariot dan menjadi tonggak kemajuan juga

menjadi cerminan karakter bangsa Indonesia sangat tergantung pada peran seorang guru

yang mengabdi dan berbakti pada negeri demi menjaga identitas bangsa Indonesia.

Dengan demikian diharapkan guru dapat terus mnegabdi dan menjadikan hidupnya

sebagai tonggak hidup bangsa Indonesia.


---

Salam Peneliti Muda!

Untuk hasil karya yang lebih lengkap dapat menghubungi:

Instagram: @ukmpenelitianunila

Email: ukmpenelitianunila@gmail.com / ukmpunila@gmail.com

Youtube: UKM Penelitian Unila

Tiktok: ukmpunila


0 comments:

Posting Komentar

Postingan Populer